
(Tulisan saya ambil dari salah satu tulisan Bapak Anand Krishna dalam buku Seni Memberdaya Diri 1 Meditasi untuk manajemen stress dan Neo Zen REIKI tentang metode penyembuhan Reiki yang sangat fenomenal)
Sekarang Kita bicara tentang Reiki atau dalam bahasa cina Ling Chi. Rei dalam bahasa jepang, atau Ling dalam bahasa Cina berarti: Mulia, Illahi, Rohani, Spiritual atau Divine. Ki adalah bahasa jepang, yang mana sama dengan Chi, berarti "energi". Jadi Reiki atau Ling Chi Berarti Energi Illahi, Energi Alam. dalam bahas inggris saya terjemahkan sebagai Existensial Energy, Energi keberadaan. Bagi saya, Keberadaan Itulah Allah, Tuhan. Jadi energi Allah, Energi Tuhan itulah Reiki.
Apa sebabnya saya bicara tentang Reiki? Mengapa tidak tentang cara-cara Penyembuhan yang lain? mengapa selama ini saya begitu berhati-hati menjawab anda, apabila anda menanyakan tentang cara penyembuhan "A" atau "B"? Untuk Jelasnya, saya Harus bercerita sedikit:
Metode Penyembuhan Reiki Ditemukan Oleh Guru Besar Mikao Usui.
Siapakah Mikao Usui Sebenarnya? Sampai dengan 10 tahun yang lalu, begitu banyak cerita yang muncul tentang Usui. Ada yang mengatakan Ia seorang dokter. Ada juga yang mengatakan bahwa Ia adalah seorang Profesor yang mengajar di salah satu Universitas di Kyoto. Tetapi sejak beberapa tahun yang lalu, baru terungkap bahwa semua cerita itu jauh dari kenyataan. Usui bukan seorang dokter, bukan seorang Medical Doctor, tetapi di jepang ada panggilan sensei. Sensei ini berarti guru besar, bisa juga dokter. Dan mungkin pada waktu diterjemahkan di barat, Sensei menjadi dokter, tetapi dia bukan seorang Medical Docter. Dia juga tidak pernah mengajar di kyoto University sebagai di ceritakan sebelumnya.
Pada awal abad ini, Usui yang tertarik sekali dengan zen Buddhism, dengan meditasi Buddhis, mulai menekuni latihan-latihan tertentu di salah satu vihara dekat kyoto. zen berarti meditasi. zen berarti dhyan dalam bahasa sanskrit, atau chan dalam bahasa cina. salah satu teknik yang ditekuninya adalah vipassana. vipassana berarti "melihat kedalam diri", meniti jalan kedalam diri. Teknik ini memang luar biasa. selama dua puluh satu hari anda tidak melakukan sesuatu, dan hanya memperhatikan napas saja. tidak menahan napas, tetapi cuma memperhatikan: kalau napas pendek ya pendek, panjang ya panjang, teratur ya teratur, tidak teratur ya tidak teratur. Dan apabila jika anda mengikuti latihan ini selama 21 hari, Anda akan mengalami perubahan total dalam diri anda. Anda harus dibimbing oleh seorang guru yang pernah merasakan manisnya pengalaman vipassana. Delapn belas jam meditasi, hanya 6 jam untuk makan, mandi, tidur dan lain sebagainya. Apabila anda dapat bertahan selama 21 hari, dan menghayati apa yang tengah anda lakukan, maka seusai meditasi itu, Anda akan mengalami perubahan dalam diri Anda.
Usui tengah menekuni vipassana dan pada hari ke-21, selesai dengan latihannya, ia meninggalkan vihara yang terletak diatas bukit itu. mungkin karena licin, kakinya terpeleset dan jatuh. Rupanya kepalanya terbentur batu dan banyak sekali darah yang mengalir. sebagai refleks spontan, ia memegang kepalanya. ia masih melihat bahwa ada darah yang mengalir, darah yang cukup banyak, tetapi begitu dia pegang kepalanya, darah itu pun langsung berhenti. Diantara percaya dan tidak percaya, kok bisa berhenti, baru saja ada darah, sekarang berhenti, Usui sangat heran.
Mendapatkan pengalaman seperti ini mungkin orang lain akan cari pembenaran dari sisi magis. Wah ini pasti ada sesuatu yang gaib diatas bukit itu, ada roh, ada ini, ada itu, ada macam-macam. Usui berpikir kembali: apa yang dapat menyebabkan terjadinya fenomena seperti itu. Ia pun berfikir, "Dulu saya juga pernah jatuh; dulu juga pernah keluar darah; dulu pun saya memegang kepala saya, dan tidak terjadi apa-apa. Apa yang terjadi sekarang, sehingga tiba-tiba darah ini bisa berhenti. pasti ada sesuatu. Mungkinkah karena meditasi selama 21 hari itu?" Ia pun mulai bertanya pada diri sendiri.
Usui mulai mencari sebabnya, Ia ingin tahu apa yang terjadi. Apakah ada kaitannya dengan meditasi? Ia mempelajari buku-buku kuno dalam bahasa pali, bahasa kanji, dan juga dalam bahasa cina. Ia mencarinya dalam literatur Buddism. Ajaran-ajaran Buddha sangat universal. Sebagaiman kita semua tahu, Buddha tidak pernah membentuk atau mendirikan suatu aliran atau agama baru. Belia mendirikan sangha. Sangha berarti perkumpulan, paguyuban. para siswa berkumpul dihadapan Buddha dan terjadi dialog antara mereka dengan Sang Buddha. Dialog-dialog ini mencakup segala aspek kehidupan. Usui mengharapkan jawaban dari dialog-dialog ini yang tersimpan dalam bahasa pali, Sanskrit dan lain-lainnya.
Usui mendalami sutra-sutra(ajaran-ajaran sang Buddha dalam bahasa pali) Namun karena belum puas juga, Ia mendalami bahasa sanskrit dan mulai menekuni baik ajaran sang Buddha maupun ajaran kuno lainnyayang terdapat dalam bahasa sanskrit. Akhirnya dalam Sanskrit itu, dia menemukan beberapa sutra, beberapa ayat yang membenarkan pengalamannya. Setelah berada dalam alam meditasi dan mencapai tingkat keheningan tertentu, pola energi dalam diri seseorang dapat berubah, dan dapat menghasilkan penyembuhan.
Dalam Metode penyembuhan Reiki, Seorang praktisi yang telah dilatih atau yang telah mendapatkan Attunement, Atau yang mudah dipahaminya ialah Orang yang telah mengalami perubahan pada pola energinya, untuk yang first degree Hanya melatakan tangan saja ke tubuh pasien. Tempatkan tangan dengan lembut jangan menekan maka energi alam yang mengalir melalui tubuh praktisi akan tersalurkan ke tubuh pasien, energi Alam itu akan bekerja sendiri.
Catatan penting: Dalam sistem penyembuhan Reiki, seorang praktisi dilarang keras menganggap dirinya seorang penyembuh/seorang yang menyembuhkan. Ketika sang praktisi menganggap dirinya adalh seorang penyembuh maka Energi Alam akan berhenti bekerja. Praktisi adalah sebuah wahana atau alat bagi mengalirnya Energi Alam Tersebut. Biarkan Alam Bekerja sendiri
Untuk lebih Jelasnya Coba lihat video dibawah ini.
Sekarang Kita bicara tentang Reiki atau dalam bahasa cina Ling Chi. Rei dalam bahasa jepang, atau Ling dalam bahasa Cina berarti: Mulia, Illahi, Rohani, Spiritual atau Divine. Ki adalah bahasa jepang, yang mana sama dengan Chi, berarti "energi". Jadi Reiki atau Ling Chi Berarti Energi Illahi, Energi Alam. dalam bahas inggris saya terjemahkan sebagai Existensial Energy, Energi keberadaan. Bagi saya, Keberadaan Itulah Allah, Tuhan. Jadi energi Allah, Energi Tuhan itulah Reiki.
Apa sebabnya saya bicara tentang Reiki? Mengapa tidak tentang cara-cara Penyembuhan yang lain? mengapa selama ini saya begitu berhati-hati menjawab anda, apabila anda menanyakan tentang cara penyembuhan "A" atau "B"? Untuk Jelasnya, saya Harus bercerita sedikit:
Metode Penyembuhan Reiki Ditemukan Oleh Guru Besar Mikao Usui.
Siapakah Mikao Usui Sebenarnya? Sampai dengan 10 tahun yang lalu, begitu banyak cerita yang muncul tentang Usui. Ada yang mengatakan Ia seorang dokter. Ada juga yang mengatakan bahwa Ia adalah seorang Profesor yang mengajar di salah satu Universitas di Kyoto. Tetapi sejak beberapa tahun yang lalu, baru terungkap bahwa semua cerita itu jauh dari kenyataan. Usui bukan seorang dokter, bukan seorang Medical Doctor, tetapi di jepang ada panggilan sensei. Sensei ini berarti guru besar, bisa juga dokter. Dan mungkin pada waktu diterjemahkan di barat, Sensei menjadi dokter, tetapi dia bukan seorang Medical Docter. Dia juga tidak pernah mengajar di kyoto University sebagai di ceritakan sebelumnya.
Pada awal abad ini, Usui yang tertarik sekali dengan zen Buddhism, dengan meditasi Buddhis, mulai menekuni latihan-latihan tertentu di salah satu vihara dekat kyoto. zen berarti meditasi. zen berarti dhyan dalam bahasa sanskrit, atau chan dalam bahasa cina. salah satu teknik yang ditekuninya adalah vipassana. vipassana berarti "melihat kedalam diri", meniti jalan kedalam diri. Teknik ini memang luar biasa. selama dua puluh satu hari anda tidak melakukan sesuatu, dan hanya memperhatikan napas saja. tidak menahan napas, tetapi cuma memperhatikan: kalau napas pendek ya pendek, panjang ya panjang, teratur ya teratur, tidak teratur ya tidak teratur. Dan apabila jika anda mengikuti latihan ini selama 21 hari, Anda akan mengalami perubahan total dalam diri anda. Anda harus dibimbing oleh seorang guru yang pernah merasakan manisnya pengalaman vipassana. Delapn belas jam meditasi, hanya 6 jam untuk makan, mandi, tidur dan lain sebagainya. Apabila anda dapat bertahan selama 21 hari, dan menghayati apa yang tengah anda lakukan, maka seusai meditasi itu, Anda akan mengalami perubahan dalam diri Anda.
Usui tengah menekuni vipassana dan pada hari ke-21, selesai dengan latihannya, ia meninggalkan vihara yang terletak diatas bukit itu. mungkin karena licin, kakinya terpeleset dan jatuh. Rupanya kepalanya terbentur batu dan banyak sekali darah yang mengalir. sebagai refleks spontan, ia memegang kepalanya. ia masih melihat bahwa ada darah yang mengalir, darah yang cukup banyak, tetapi begitu dia pegang kepalanya, darah itu pun langsung berhenti. Diantara percaya dan tidak percaya, kok bisa berhenti, baru saja ada darah, sekarang berhenti, Usui sangat heran.
Mendapatkan pengalaman seperti ini mungkin orang lain akan cari pembenaran dari sisi magis. Wah ini pasti ada sesuatu yang gaib diatas bukit itu, ada roh, ada ini, ada itu, ada macam-macam. Usui berpikir kembali: apa yang dapat menyebabkan terjadinya fenomena seperti itu. Ia pun berfikir, "Dulu saya juga pernah jatuh; dulu juga pernah keluar darah; dulu pun saya memegang kepala saya, dan tidak terjadi apa-apa. Apa yang terjadi sekarang, sehingga tiba-tiba darah ini bisa berhenti. pasti ada sesuatu. Mungkinkah karena meditasi selama 21 hari itu?" Ia pun mulai bertanya pada diri sendiri.
Usui mulai mencari sebabnya, Ia ingin tahu apa yang terjadi. Apakah ada kaitannya dengan meditasi? Ia mempelajari buku-buku kuno dalam bahasa pali, bahasa kanji, dan juga dalam bahasa cina. Ia mencarinya dalam literatur Buddism. Ajaran-ajaran Buddha sangat universal. Sebagaiman kita semua tahu, Buddha tidak pernah membentuk atau mendirikan suatu aliran atau agama baru. Belia mendirikan sangha. Sangha berarti perkumpulan, paguyuban. para siswa berkumpul dihadapan Buddha dan terjadi dialog antara mereka dengan Sang Buddha. Dialog-dialog ini mencakup segala aspek kehidupan. Usui mengharapkan jawaban dari dialog-dialog ini yang tersimpan dalam bahasa pali, Sanskrit dan lain-lainnya.
Usui mendalami sutra-sutra(ajaran-ajaran sang Buddha dalam bahasa pali) Namun karena belum puas juga, Ia mendalami bahasa sanskrit dan mulai menekuni baik ajaran sang Buddha maupun ajaran kuno lainnyayang terdapat dalam bahasa sanskrit. Akhirnya dalam Sanskrit itu, dia menemukan beberapa sutra, beberapa ayat yang membenarkan pengalamannya. Setelah berada dalam alam meditasi dan mencapai tingkat keheningan tertentu, pola energi dalam diri seseorang dapat berubah, dan dapat menghasilkan penyembuhan.
Dalam Metode penyembuhan Reiki, Seorang praktisi yang telah dilatih atau yang telah mendapatkan Attunement, Atau yang mudah dipahaminya ialah Orang yang telah mengalami perubahan pada pola energinya, untuk yang first degree Hanya melatakan tangan saja ke tubuh pasien. Tempatkan tangan dengan lembut jangan menekan maka energi alam yang mengalir melalui tubuh praktisi akan tersalurkan ke tubuh pasien, energi Alam itu akan bekerja sendiri.
Catatan penting: Dalam sistem penyembuhan Reiki, seorang praktisi dilarang keras menganggap dirinya seorang penyembuh/seorang yang menyembuhkan. Ketika sang praktisi menganggap dirinya adalh seorang penyembuh maka Energi Alam akan berhenti bekerja. Praktisi adalah sebuah wahana atau alat bagi mengalirnya Energi Alam Tersebut. Biarkan Alam Bekerja sendiri
Untuk lebih Jelasnya Coba lihat video dibawah ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar